31 Okt 2013

BNN Geledah Rumah Dua Isteri Perwira Terlibat Narkoba

Berita Riau - Jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Ditresnarkoba Polda Riau, Rabu malam(30/10) menggeledah rumah ke dua istri Kompol SR di Pekanbaru. Kompol SR ditangkap jajaran Polda Lampung, Senin(28/10) terkait dengan dugaan keterlibatan jaringan pengedar narkotika dan obat-obatan terlarang.

Di rumah isteri pertama, menurut informasi BNN, tidak ditemukan barang bukti narkoba seperti yang ditarget oleh aparat.

Penggeledahan dilanjutkan di rumah He, istri kedua Kompol SR yang berlokasi di Jalan Patua Nagari, RT 02/RW 04, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru.

Zulkifli, Ketua RT 02/RW 04 yang ikut untuk mendampingi dan menyaksikan proses pemeriksaan yang dilakukan petugas gabungan pada malam itu juga menyebutkan, petugas juga menjaga ketat rumah tersebut.

Kompol SR sebelumnya diamankankan oleh Polda Lampung karena diduga sebagai pemilik ekstasi sebanyak 6.904 butir yang dibawa oleh dua ibu rumah tangga saat tertangkap di Pelabuhan Bakauheni.

Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung Kombes Edi Swasono mengatakan, penangkapan terhadap Kompol SR dilakukan di Pekanbaru, Riau, pada Senin (28/10).

Berita lainnya :
Sudah 27 Polisi di Polda Riau Dipecat Tidak Hormat
Dalam kurun waktu tahun 2013, sudah 27 orang polisi yang berdinas di jajaran Polda Riau dipecat secara tidak hormat. Mereka yang dipecat tidak hormat pada umumnya karena terlibat tindak pidana.

"Diantara kasus adalah karena terlibat kasus narkoba," kata Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, Rabu(30/10).

Jumlah yang dipecat sekarang, dibanding tahun lalu, tahun 2012, sedikit berkurang. Tahun lalu, jumlah polisi yang dipecat mencapai 45 orang.

Data di Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau, ada sebanyak 19 orang oknum anggota polisi yang bertugas di sejumlah wilayah kabupaten dan kota di Provinsi Riau menjadi tersangka atas kepemilikan narkotika dan obat-obatan terlarang.

"Jumlah tersebut merupakan rangkuman penindakan selama Januari hingga September 2013," kata Direktur Ditreserse Narkoba Polda Riau Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Hermansyah.


Sumber: tim/zamrudtv.com