26 Jan 2016

Pembebasan Trans-Jawa Capai 90 Persen

PEMBEBASAN lahan untuk pembangunan Tol Trans-Jawa dari Brebes hingga Mantingan, Karanganyar, Jawa Tengah, sudah di atas 90%. Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Tengah terus melakukan percepatan, dan pada Juni mendatang seluruh pembebasan diharapkan selesai.

Kemarin, baik pembangunan konstruksi maupun pembebasan lahan untuk Tol Trans-Jawa terus dikebut. Ratusan alat berat siang dan malam bergerak menyelesaikan setahap demi setahap pembangunan jalan tol tersebut.

“Saat ini pembebasan lahan untuk Jalan Tol Trans-Jawa ratarata di atas 90%, bahkan untuk wilayah tertentu telah mencapai 100%,“ kata Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah BPN Jawa Tengah Lukman Hakim.

Menurut Lukman, sebanyak 14 Kepala Kantor BPN menjadi penanggung jawab langsung persoalan pembebasan lahan yang dilalui tol tersebut.

Lukman menyebutkan pembebasan lahan Tol Trans-Jawa meliputi tiga wilayah besar, yakni wilayah barat, tengah, dan timur.

Wilayah barat mencakup Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, dan Semarang.Dari target 14.116.197 meter perse gi (17.627 bidang) sebanyak 4.722.280 meter persegi (4.022 bidang ) telah dibebaskan. Sisanya sebanyak 9.393.917 meter persegi (13.803 bidang) diharapkan selesai maksimal pada Mei mendatang.

Wilayah tengah meliputi Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, dan Boyolali. Target pembebasan sebanyak 6.099.086 meter persegi (7.568 bidang) dan sebanyak 4.940.328 meter persegi (6.690 bidang) telah diselesaikan.

Lalu, untuk wilayah timur mencakup Kabupaten Boyolali, Kabupaten Surakarta, Kabupaten Sragen, dan Kabupaten Karanganyar.Dari target 4.519.596 meter persegi (6.004 bidang), sebanyak 4.212.262 meter persegi (5.554 bidang) sudah terselesaikan.

“Namun, untuk Kabupaten Boyo lali desain kebutuhan lahan masih di Kementerian PU-Pera karena ada penambahan lahan seluas 133.000 meter persegi (260 bidang),“ tambahnya.

Di Kalimantan Selatan, pemerintah dilaporkan bakal mengucurkan dana Rp690,2 miliar guna per baikan dan perawatan infrastruktur jalan.

“Dana tersebut akan diperuntukkan perbaikan jalan nasional yang sudah terkontrak sepanjang 527,2 km. Selain itu, pemeliharaan rutin jalan dan fasilitas lainnya senilai Rp63 miliar,“ ujar Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional VII Banjarmasin, Bastian Sihombing, kemarin. (AS/DY/N-1)
Media Indonesia, 19 Januari 2016, Halaman 24