21 Mar 2014

Mengintip Masa Depan dari Genewa

Fungsi motor show terbesar sejagat itu kini telah bergeser dari aspek komersial semata menjadi ajang unjuk teknologi. APA yang terjadi saat pameran otomotif berskala dunia dipadukan dengan mobil-mobil konsep? Satu jawaban yang harus dikedepankan: masa depan.

Terang saja, para pabrikan global kerap menggunakan motor show sebagai arena memperkenalkan pengembangan produk termutakhir. Fungsi motor show kelas wahid sejagat saat ini telah bergeser dari aspek komersial semata menjadi wahana unjuk teknologi. Tak mengherankan, mobil-mobil konsep di Geneva Motor Show 2014, yang berlangsung 6-16 Maret ini di Genewa, Swiss, turut menjadi patokan model serta teknologi yang akan diproduksi di tahun-tahun mendatang.
Dapatkan penawaran terbaik dari kami Sewa Mobil Solo Murah.

Karena itu, mari kita mengintip sekelumit masa depan dari Genewa. dalam satu tahun, dengan tampilan yang diklaim tak akan jauh berbeda.Civic Type R di Geneva Motor Show 2014 memiliki ground clearance lebih rendah 30 mm, spoiler depan nan masif, wheelarches menonjol, hingga sayap belakang paling nyeleneh yang pernah ada di sebuah hatchback.

Sistem distribusi dan pembuangan udara Civic R Type mulai spoiler depan hingga berujung pada sayap belakang dengan mengarahkan hembusan angin menuju dapur pacu.Selain itu, cakram rem keempat roda akan mendinginkan dan mereduksi hambatan udara. Dapur pacunya digawangi mesin 2.0 liter turbocharged berkekuatan hampir 300 bhp, dengan torsi 300 lb-ft pada 2.000 rpm.

Senior Project Designer Honda Masaru Hasegawa, yang mengepalai pengembangan Civic R Type, menjelaskan inspirasi datang dari mobil World Touring Car Honda.“Kami terus berkomunikasi dengan teknisi kami di Nurbugring dan Jepang demi sebuah bentuk yang menyediakan downforce eksepsional dengan hambatan udara sekecil mungkin. Juga sistem pendinginan yang diperlukan bagi mesin dan remnya,“ ujar Hasegawa.

Audi TT Quatro Sport Audi TT Quatro Sport menggoda dengan mesin tergarang di balik kap depannya. Mesin 2.0 liter TFSI milik TT Quatro Sport mampu memuntahkan tenaga hingga 414 bhp ditambah torsi 450 Nm. Kedigdayaan sebesar itu disalurkan melalui keempat roda twin-clutch S tronic girboks dan menghasilkan akselerasi 3,7 detik untuk mencapai 100 km/jam dari titik diam.

“Saat pertama kali datang, saya meminta tenaga lebih dari 2.0 TFSI. Kami mencapai 400 bhp, tapi saya katakan itu belum cukup. Kami lalu mencapai 420 bhp dan baru saya puas,” imbuh Kepala Pengembangan Audi yang baru, Ulrich Hackenberg, dikutip dari Autoexpress.co.uk.

Di Genewa, kursi belakang TT Quatro Sport dicopot dan digantikan roll cage serta tempat menyimpan helm. Sistem audio di angkat demi mengurangi bobot. Dua kursi depan bermodel bucket, lengkap dengan sabuk pengaman racing.

Tampilannya galak dengan grill depan metal tiga dimensi, saluran udara besar di bemper, ban 20 inci, sayap belakang, dan penggunaan alumunium hingga serat karbon di bodinya.
“Mobil ini perlu dihomologasikan sehingga kami bisa fokus pada versi produksinya. Jika kami membuat versi clubsportnya, ada kesempatan menggunakan material lain. Kami bisa menggunakan karbon di bagian strukturnya,“ pungkas Hackenberg. (S-2/Media Indonesia, 13/03/2014)